Jumat, 19 Agustus 2011

Always Think Positively


Sobat, bertanya-tanya tidak, apa sih itu think positively?semacam makanan? Ha..ha..ha.. :D sebenarnya think positively jika diartikan ialah berpikir positif, tetapi kita tidak boleh langsung berpendapat, “ah berpikir positif? Itu hal yang mudah” tetapi jika dituangkan dalam kenyataan, juga sulit lho. Ada kalanya berpikir positif dikaiteratkan dengan percaya (believe). Dan berpikir positif itu tak merugikan, melainkan sungguh indah.
Nah ada sebuah ilustrasi, ini mengajarkan kita bagaimana kita tidak boleh berpikir negatif mengenai seseorang, padahal seseorang itu melakukan hal baik bagi kita.

Suatu kali ada seorang anak kecil, ia dengan malu memasuki sebuah restoran es krim yang besar, saat itu adalah jaman dimana es krim sundae masih murah. Ia duduk di sebuah meja, dan seorang pelayan pun mendatanginya untuk menanyakan yang ia pesan. “Dek, mau pesan apa?” pelayan itu bertanya. “Sebentar ya kak” kata anak kecil itu sembari ia menghitung uang yang ia genggam. Sang pelayan mulai sedikit kesal, akhirnya ia bertanya kembali, “Dek, jadi mau pesan?”. Lalu anak kecil itu berkata “kak, harga satu es krim sundae berapa ya kak?”. Sambil sedikit menunjukkan muka muram, pelayan itu menjawab, “50 sen”. Lalu anak kecil itu kembali menghitung uang yang ia genggam. Sang pelayan begitu kesal, dibelakang sudah banyak yang menunggu dilayani, tetapi ia harus menunggu seorang anak kecil yang dari tadi belum jadi beli. Sesaat kemudian, anak kecil itu bertanya kembali, “kak kalau harga satu es krim biasa berapa?”, akhirnya dengan wajah yang begitu kesal ia menjawab, “35 sen”. Lalu anak kecil itu berkata, “kak, aku beli 1 es krim biasa saja”. Lalu anak kecil itu ia tinggalkan, ia berikan es krim biasa itu dengan rasa sedikit kesal. Setelah mendapat es krim, anak kecil itu keluar dengan senang karena ia bisa makan es krim meskipun bukan es krim sundae yang begitu ia inginkan. Pelayan itu kembali lagi, tetapi bukan lagi dengan muka muram kesal melainkan dengan tangisan, sungguh ia menyesal tidak melayani anak kecil itu dengan baik, di sisi uang 35 sen untuk membayar es krim yang anak kecil itu pesan, terdapat pula uang 20 sen tips untuknya. Anak kecil itu rela tidak membeli es krim sundae yang ia inginkan hanya agar mampu memberikan uang tips yang sepantasnya. “Sungguh manis malaikat kecil itu, maafkan aku” kata pelayan itu.

Sobat, sungguh indah kan ilustrasi di atas, sering dalam kehidupan kita, kita seperti pelayan itu, terkadang kita berpikir “aku sebal dengan dia karena dia tidak mau menyonteki ku” padahal tanpa kita sadari, teman kita itu sayang dengan kita, ia tak ingin kita terjerumus dalam hal yang negatif, menyontek itu awal dari kita tak percaya pada diri sendiri dan bisa membuat kita menjadi ketergantungan, padahal dalam dunia bisnis yang ada, kita harus dapat menciptakan ide-ide baru bukan suatu contekan atau jiplakan. Sobat, ayo kita bersama-sama mengubah pola pikir kita menjadi pola pikir yang positif, karena itu semua akan membuahkan damai dalam diri kita sendiri maupun dengan orang lain, dan pastinya selalu “ora et labora” (bekerja dan berdoa), Tuhan tak akan pernah pula tinggalkan kita, ia akan selalu bantu kita dalam berpikir positif, always think positively ^^ GBUs

0 komentar:

Posting Komentar